Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, A.Md; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel

Berita

Litbang Kelautan dan Perikanan Dalam Mendukung Persiapan Pertemuan Para Pihak Ke-21 Konvensi Perubahan Iklim Desember 2015

E-mail Print PDF

Bertempat di Gedung Manggala Wana Bhakti, pada 28 Agustus 2015, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyelenggarakan rapat persiapan Pertemuan Para Pihak ke 21 Konvensi Perubahan Iklim yang akan diselenggarakan di Paris pada Desember 2015 mendatang. Rapat yang dipimpin oleh Prof. Dr. Sarwono Kusumaatmaja ini cukup dinamis dengan diskusi yang konstruktif dan membangun guna menyusun Dokumen yang akan diserahkan kepada Presiden RI Jokowi dan dibawa ke Paris Desember tersebut.
Hadir Kepala Badan Litbang KKP, Dr. Achmad Poernomo, M.App.Sc, memaparkan status terkini litbang kelautan dan perikanan dalam mendukung program nasional antisipasi dampak perubahan iklim. Terdapat 4 (empat) kegiatan utama yang selama ini telah mendukung Rencana Aksi Nasional Gerakan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAN-GRK) sesuai dengan Perpres no. 61/2011. Antara lain seperti litbang karbon laut yang termasuk didalamnya adalah karbon biru (Blue Carbon), implementasi dari Indonesia Ocean Observing System (INAGOOS), kajian kerentanan laut dan pesisir di Asia Tenggara, dan Implementasi Indonesia - China Center for Ocean Climate (ICCOC). Dimana sebenarnya semua hasil kegiatan tersebut telah dipaparkan oleh Badan Litbang di berbagai acara nasional, regional, dan internasional. Namun karena hal tersebut dilakukan sebelum era pemerintahan Jokowi, maka hal tersebut tidak menjadi perhatian bagi lingkup nasional. Salah satu yang menarik dimintakan oleh Pak Sarwono kepada KKP adalah keterlibatan KKP didalam membantu Kementerian ESDM untuk mengkaji potensi energi laut terbarukan. Digarisbawahi pula oleh Pak Sarwono bahwa hasil litbang KKP tentang potensi serapan karbon oleh mangrove dan lamun sangat berguna dan dapat dijadikan sebagai dasar untuk menjalankan program Tol Laut yang akan mengerahkan transportasi laut. Emisi dari transportasi laut tersebut ternyata masih lebih kecil ketimbang kapasitas serapan karbon oleh ekosistem mangrove dan lamun tersebut. Hadir turut mendampingi Kepala Badan Litbang KKP, antara lain Kepala P3SDLP Dr. Budi Sulistiyo, Kepala BBPPSEKP Dr. Tukul Rameyo Adi, Kepala Bagian Program dan Anggaran Sekretariat Balitbang KKP Ir. Minhadi Nur Syamsu, MT dan Kepala Bidang Pelayanan Teknis P3SDLP Dr. Widodo Pranowo.


Last Updated on Friday, 28 August 2015 23:05
 

Keluarga Besar P3SDLP Turut Berduka atas Meninggalnya Ibunda dari Dr. Devi Dwiyanti

E-mail Print PDF

Telah berpulang ke Rahmatullah Ibunda dari Dr. Devi Dwiyanti S (Peneliti P3SDLP) Ibu Hj. Nani Ariani Suryono pada Selasa 25 Agustus 2015 Jam 16.15 WIB. Seluruh keluarga besar p3sdlp turut berduka semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan mendapat tempat terbaik di sisi-Nya Amin.


Last Updated on Wednesday, 26 August 2015 14:17
 

Langkah Kehati-hatian Dalam Reklamasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil

E-mail Print PDF

Bertempat di Hotel Ambhara, Jakarta, pada 25 Agustus 2015 berlangsung acara Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Materi Teknis Pedoman Perencanaan Tata Ruang di Kawasan Reklamasi Pantai. Pada FGD yang diselenggarakan oleh Kementerian Agraria & Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional/ Direktorat Jenderal Tata Ruang tersebut, Dr. Widodo Pranowo selaku Kepala Bidang Pelayanan Teknis P3SDLP bertindak sebagai salah satu narasumber menyampaikan peranan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sebagai salah satu regulator dari pemberian izin lokasi dan izin pelaksanaan reklamasi melalui Direktorat Jenderal Kelautan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Ditjen KP3K) yang dalam waktu dekat akan berganti nomenklatur menjadi Ditjen Pengelolaan Ruang Laut berdasarkan Perpres 63/2015. Tujuan utama reklamasi sesuai dengan Perpres 122/2012 memang bermuatan positif. Namun, Widodo Pranowo, juga menyampaikan bahwa diperlukan suatu langkah kehati-hatian dalam pemberian izin reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil karena apabila terjadi kerusakan lingkungan dan hilangnya aksesibilitas masyarakat ke wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil maka akan berindikasi atau berpotensi mengganggu atau bahkan menghilangkan keberlanjutan kehidupan dan penghidupan masyarakat akibat terkena dampak reklamasi. Hendaknya selain proses AMDAL yang ketat, yang selama ini telah diberlakukan sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam pengajuan izin kelayakan, ditambahi dengan persyaratan AMDAL terkait kajian dampak reklamasi terhadap mikro-ekonomi, sosial dan budaya yang komprehensif yang betul-betul mengkaji pendapat masyarakat baik yang pro dan kontra. Selama ini pada umumnya pihak pengembang pengaju izin hanya mengkompilasi pendapat yang pro saja. Kajian terkait kerentanan akibat bencana geodinamika dan atmosfer juga disarankan oleh Widodo untuk dimasukkan kedalam persyaratan AMDAL tersebut, mengingat "Manusia" adalah sebagai obyek dan subyek utama dari semua pembangunan yang rentan jiwanya dari bencana alam. Pada kesempatan tersebut, diserahkan pula, Buku Analisi Dampak Pembangunan Tanggul Laut Teluk Jakarta (Jakarta Giant Seawall) dan Buku Pasir Laut hasil karya para peneliti P3SDLP, masing-masing sebanyak 10 (sepulu) eksemplar sebagi bahan referensi dari penyusunan Pedoman  Perencanaan Tata Ruang di Kawasan Reklamasi Pantai.


Last Updated on Wednesday, 26 August 2015 11:57
 

Pengumuman Seminar Nasional "Pengelolaan Kawasan Pesisir untuk Pembangunan Kelautan dan Perikanan Berkelanjutan" di UNPAD

E-mail Print PDF

Pengumuman Seminar dengan Tema "Pengelolaan Kawasan Pesisir untuk Pembangunan Kelautan dan Perikanan Berkelanjutan". Kepada para peneliti yang berminat menikuti seminar Nasional Tersebut dapat mendaftar sesuai jadwal yang telah ada dengan biaya "GRATIS". Dengan Sub Tema Abstrak Budidaya Perikanan dan Kelautan, Manajemen Sumberdaya Perairan, Pengelolaan Produk Perikanan dan Kelautan, Bioteknologi Perikanan dan Kelautan, Sosial Ekonomi Perikanan dan Kelautan dan Pengelolaan Wilayah Pesisir. Batas penerimaan abstrak tanggal 4 September 2015.


Last Updated on Wednesday, 26 August 2015 08:49
 

Kolokium Mahasiswa Universitas Padjadjaran di P3SDLP

E-mail Print PDF

Bertempat di Ruang Teater Lantai 6 Gedung Balitbang KP II berlangsung Acara Kolokium Litbang Sumberdaya Laut dan Pesisir. Dalam kesempatan ini 5 orang mahasiswa dari Universitas Padjadjaran berkesempatan untuk mempresentaikan hasil kegiatan PKL yang dilaksanakan selama satu bulan yang terhitung dari tanggal 27 Juli hingga 25 Agustus 2015. Pada kolokium kali ini dihadiri oleh Edy Pramono Sucipto. S.E selaku Kabid Monev yang bertugas menggantikan Kepala Puslitbang Sumberdaya Laut dan Pesisir yang sedang melaksanakan dinas luar. Kolokium yang dimoderatori oleh Peneliti di bidang Remote Sensing Novi Susetyo Adi, ST, M.Si, selain itu hadir pula Rainer Arief Troa, S.T., M.Si. dan Triyono. S.SI, M.T selaku pembimbing PKL mahasiswa UNPAD, pada kegiatan ini menampilkan 5 mahasiswa diantaranya Yullinda Marissa dengan judul presentasi “Identifikasi Desa (Pesisir) Maritim”, Dannisa Ixora dengan judul presentasi “Prakiraan Pasang Surut di Pelabuhan Perikanan Provinsi Daerah Istimewa Yogjakarta”, Junius E. SImajorang dengan judul presentasi “Identifikasi Atmosfer Lokasi Perairan Umum (Jawa Tengah, Riau, dan Kalimantan Tengah)”, Dini Widia dengan judul presentasi “Analisis Data hasil Cruise BENTHIC Sumatra 2014: Chlorophil dan Turbidity”, dan Ynry Ani S. dengan judul presentasi “Analisis Data CTD hasil Cruise BENTHIC Sumatra 2014: Suhu dan Salinitas”.

Diskusi berlangsung cukup mengesankan, saling memberikan pengkayaan dari berbagai sudut pandang terhadap suatu fenomena yang dibahas oleh kelima presenter. Kolokium ini adalah suatu tradisi yang telah dijalankan oleh P3SDLP sejak tahun 2011, yang berlangsung hingga sekarang. Hadir dalam acara ini Peneliti di lingkup Badan Litbang KKP, staff dari P3SDLP, Ketua Prodi S1 Hidrografi STTAL (Let. Kol. TNI Laut Tasdik Mustika Alam, M.Si), serta Ketua Prodi D3 Teknik Hidro-Oseanografi STTAL (Mayor Laut Johar Setiadi, MT) dan juga hadir perwakilan dari Pusdik Hidros.


Last Updated on Tuesday, 25 August 2015 14:59
 

International Symposium on Earth Observation for Maritime Silk Road (EMSR)

E-mail Print PDF


Last Updated on Tuesday, 25 August 2015 07:46