Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, A.Md; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel

Berita

Workshop Blue Carbon " Coastal Carbon Assesment, Policy Framework in Support of Coastal Carbon"

E-mail Print PDF

Terkait dengan pembukaan Workshop Blue Carbon yang dilaksanakan pada hari rabu 15 april 2015 yang bertempat di gedung II balitbang KP, acara yang terbagi dalam 3 sesi, 1. Coastal Carbon Assesment, 2.Policy Framework in Support of Coastal Carbon 3. Coastal Carbon Institutional Capacity Requirements and  Community Engagement. Dr. Andreas A Hutahaean dalam paparannya di sesi pertama  berbicara akan pentingnya pengetahuan karbon biru bagi Indonesia, karena Indonesia memiliki ekosistem mangrove sebesar 3,11 juta Ha dan ekosistem lamun sebesar 3 juta Ha, dalam melakukan penelitian karbon biru menurut  Dr. Andreas Hutahaean adanya  Kesenjangan dimana kurangnya dasar ilmiah, adanya konflik administrasi dan kurangnya perhatian terhadap ekosistem pantai. Pada akhir paparannya Dr. Andreas Hutahaean mengatakan Penelitian Karbon Biru yang dilakukan telah melibatkan beberapa lembaga yaitu LIPI, CIFOR, BMKG dan Universitas. Dalam sesi ini juga  Dr. Devi Dwiyanti dan Terry Kepel MSc berbicara mengenai Indonesia Blue Carbon Science Plan, dimana fokus penelitian berada pada ekosistem mangrove dan ekosistem lamun, serta stakeholder yang harus terlibat dalam Science Plan agar semua penelitian bersinergi untuk menghindari duplikasi. Dr. Devi Dwiyanti dalam paparan Indonesia Blue Carbon Science Plan berfokus pada bab 4 yang  menyertakan fisik, sosial, ekonomi dan aspek budaya, Perikanan dan budidaya, juga aspek ekologi. Dari Semua data yang ada akan diintegrasikan untuk merumuskan suatu model sehingga menghasilkan kebijakan yang nantinya dirancang untuk pertumbuhan berkelanjutan.

Ekosistem Mangrove menyerap karbon sebanyak 3,14 petagram pertahun dan menyimpan karbon pada bagian bawah tanahnya sebesar 82% peryataan yang disampaikan Prof Daniel Murdiyarso sebagai perwakilan dari CIFOR. Pada kesempatan ini juga Dr.Agustin Rustam selaku peneliti P3SDLP-BALITBANG KP menyampaikan kegiatan-kegiatan Blue Carbon yang telah dilaksakanan di Pulau Derawan, Pulau Panjang, Pulau Semama, Pulau Sangalaki, Pulau Biduk-biduk, Tanjung Lesung, Nusa Penida Bali, Pulau Lembeh dan Bitung Sulawesi Utara, dalam kegiatan penelitian ini aspek yang diamati adalah ekosistem mangrove, ekosistem lamun dan sedimen untuk di analisa Biomass dan kandungan karbon. Dr. Victor Nikijulu perwakilan CI (Conservation International) menyampaikan untuk menjaga ekosistem mangrove karena ekosistem mangrove sebagai tempat penyimpan karbon terbesar sesudah Negara Filipina.

Dr. Andreas Hutahaean selaku moderator pada sesi kedua yang bertemakan kebijakan untuk mendukung karbon pesisir dengan mengundang pembicara dari BAPENAS Dr. Sriyanti Wibisana, Muh Rijal Idrus perwakilan UNDP REDD+, dan Anang Noegroho perwakilan PUSKITA KKP. Dalam sesi tanya jawab banyak pertanyaan serta masukan untuk ketiga pembicara dari peserta yang mengikuti workshop Blue Carbon. Kita harus menciptakan pasar dan perlu bekerja sama dengan stakeholder, pernyataan ini disampaikan Dr.Victor Nikijulu, sebagai masukan pada pembicara. Begitu juga masukan dari Prof Daniel Murdiyarso mengharapkan hasil dari workshop ini dapat mempertimbangkan adaptasi sebagai prioritas nasional. Pada bagian akhir dari acara ini Dr. Budi Sulistiyo selaku kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir,  memberikan komentar penutup dalam berjalannya workshop selama dua hari, komentarnya,  Meningkatkan nilai penting Karbon Biru di ekosistem pesisir melalui rencana ilmiah nasional atau rencana strategis di Karbon Biru, yang mencakup peningkatan kapasitas penelitian, penguatan kebijakan, penguatan berbagai kapasitas dan jangkauan data.Dalam pengembangan konsep Karbon Biru melibatkan semua stakeholder untuk meningkatkan pemahaman Karbon Biru secara nasional dan internasional. Selesai memberikan komentar Dr. Budi Sulistiyo secara resmi menutup Workshop Blue Carbon.

 

Link terkait

http://p3sdlp.litbang.kkp.go.id/index.php/en/home/699-workshop-blue-carbon-qcoastal-carbon-technical-workshopq

Last Updated on Sunday, 19 April 2015 22:26
 

Pembukaan Workshop Blue Carbon "Coastal Carbon Technical Workshop"

E-mail Print PDF

Pada rabu 15 april 2015 dilaksanakannya Workshop Blue Carbon yang bertempat di Gedung II BALITBANG KP lantai 6, yang bertemakan Coastal Carbon Technical  Workshop. Acara ini di awali sambutan oleh Dr. Cary Anne selaku perwakilan dari World Bank Indonesia,  dan acara ini dibuka secara langsung oleh Dr. Achmad Poernomo selaku kepala BALITBANG KP, yang di dampingi Sekretaris Balitbang KP Dr. Indra Sakti, SE, MM dan Kepala Pusat Penelitian Sumber Daya Laut dan Pesisir Dr. Budi Sulistiyo. Dimana  Dr. Achmad Poernomo memberikan beberapa masukan dan arahan dalam kegiatan ini agar bisa berjalan dengan baik.

Dalam rangkaian sesi pembuka, Dr Tonny Wagey selaku perwakilan dari ATSEA membawakan presentasi dengan judul Setting The Stage yang didalamnya berbicara mengenai total carbon dan total lamun (Seagrass) yang berada di Indonesia. Workshop ini dihadiri oleh perwakilan dari DISHIDROS TNI-AL, P2O LIPI, IPB, CIFOR, BMKG, World Bank, FPIK-UNSRAT, WWF, BPPT, DIT PPK, Ditjen KP3K KKP, LAPAN, P3TKP, Majalah Sains, KLH, KEMENHUT, USAID dan yayasan SEHATI.


Last Updated on Thursday, 16 April 2015 07:25
 

Orientasi CPNS lingkup P3SDLP

E-mail Print PDF

Bertempat di lantai 4 Gedung Balitbang KP II 15 April 2015 berlangsung orientasi CPNS baru lingkup P3SDLP. Para CPNS diterima oleh Kepala P3SDLP Dr Budi Sulistiyo yang kemudian memberikan beberapa pengarahan tentang ruang lingkup P3SDLP. Didampingi Kepala Bidang Pelayanan Teknis Dr. Widodo S Pranowo yang juga memberikan pengarahan dan diskusi terkait kegiatan kegiatan yang dilakukan di ruang lingkup P3SDLP. Pada Siang Harinya diberikan juga pengarahan oleh Gumardi Kusumah, M.T dan juga dari Sub Tata Usaha Hilman Ramadhan, S.E.


Last Updated on Thursday, 16 April 2015 07:25
 

Simpul Baru Stasiun Pengamatan Geostrategis Wilayah Perbatasan Maritim Barat-Laut Akan Dirintis

E-mail Print PDF

Pada hari selasa tanggal 14 April 2015 kepala Pusat Litbang Sumberdaya Laut dan Pesisir (P3SDLP) Dr. Budi Sulistiyo memaparkan rencana pendirian Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bintan di kantor BAPPEDA Kabupaten Bintan. Pada kesempatan itu bapak Kepala P3SDLP didampingi oleh Kepala Sub Bidang Tata Laksana Bapak Erish Widjonarko dan dua peneliti Saudara Haryanto Triwibowo dan Sdr. Joko Prihantono. Tim dari P3SDLP tersebut disambut dengan baik oleh  Pemerntah Daerah Kabupaten Bintan yg diwakili oleh Bapak Wakil Bupati Bintan Bapak Khazalik dan jajarannya.

Paparan dari Kepala P3SDLP dalam pertemuan tersebut berisi tentang nilai strategis Bintan sebagai salah satu roda penggerak yg dapat mengakselerasi poros maritim di indonesia. Berdasarkan nilai strategis tersebut maka P3SDLP berencana membangun UPT di Pulau Bintan. Gayung bersambut, rencana tersebut disambut dg baik oleh Pemda setempat. Usai pemaparan dan diskusi selesai, dilanjutkan dengan peninjauan lokasi dimana rencana UPT dibangun.


Last Updated on Wednesday, 15 April 2015 12:16
 

One Map Policy: Diskusi Teknis Integrasi Lanjutan Data Karakteristik Laut Indonesia

E-mail Print PDF

Bertempat di Laboratorium Data Laut dan Pesisir, Gedung II Badan Litbang KKP, lantai 4, berlangsung diskusi teknis rencana tindak lanjut integrasi data karakteristik laut indonesia dalam rangka program pemutakhiran One Map Policy di tahun 2015. Diskusi yang hangat dan dinamis dilakukan oleh Kepala Bidang Pelayanan Teknis dengan Tim Pusat Pemetaan Tematik dan Informasi Laut Badan Informasi Geospasial (Bapak Suseno Wangsit Wijaya, Ibu Putri Meisarrah, dan Ibu Aninda Wicaksanti Rudiastuti). Beberapa dataset hasil akuisisi P3SDLP periode 2010-2013 akan diintegrasikan kedalam Peta Infirmasi Geospasial Tematik yang telah diresmikan pada akhir 2014 lalu. Diskusi juga terjadi di seputar konsep usulan BIG bahwa Badan Litbang KKP akan menjadi wali data tematik kelautan nasional. hal berkembang lainnya yang turut dibahas adalah metode matematis didalam verifikasi dan validasi data satelit menggunakan data akuisisi in situ, termasuk handling error dan meminimisasi nilai variasi yang muncul dalam memelihara tingkat keakurasian dan ketepatan informasi yang dihasilkan.


Last Updated on Wednesday, 15 April 2015 07:28
 

Rapat Persiapan MOMSEI Cruise 2015 dengan pihak STP

E-mail Print PDF

Bertempat di ruang rapat lantai 4 Geding Balitbang KP I tanggal 14 April 2015 diadakan Rapat Persiapan MOMSEI Cruise tahun 2015. Rapat dibuka oleh Kepala Bidang Layanan Teknis P3SDLP Dr. Widodo S Pranowo dan dilanjutkan pemaparan tentang Rencana Kegiatan Pelayaran oleh Kakelti Kebijakan Perubahan Iklim Dr. Anastasia Tisiana D.K. Rencana Kegiatan pelayaaran rencananya akan mengambil di 18 titik untuk CTD, Water sample, Video Plankton Recorder sepanjang Track menurut informasi dari Cabell Davis, Glidder yaitu pengukuran temperatur, salinitas serta pressure serta Deploy Sub-Surface Mooring di selatan Bali. Pada diskusi ini dibahas juga tentang anggaran terkait biaya di kapal selama 15 hari pelayaran. Sampai dengan diskusi ini belum didapat kesimpulan tentang jadwal keberangkatan dan juga start awal keberangkatan dari Benoa atau dari Muara Baru. Diharapkan minggu ini sudah ada informasi dari pihak STP tentang jadwal keberangkatannya. Hadir dalam diskusi anggota Kelti Kebijakan Perubahan Iklim, Kepala Bidang Monitoring dan Evaluasi P3SDLP Edy Pramono Sucipto, M.M, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Samsudin, A.Ma, Staf Bidang Monev Tutik Handayani, S.IP. serta perwakilan dari pihak STP Bpk Suharyanto dan Bpk M Yusuf.

 

Berita Terkait : Rapat Persiapan MOMSEI Cruise 2015


Last Updated on Tuesday, 14 April 2015 14:53