Indonesian Ocean Forecasting System (Ina OFS) - Experimental

Prediksi Harian Suhu Muka Laut (Sea Surface Temperature) dan Arus Permukaan (Ocean Current Circulation) diperoleh dari luaran prediksi model global HYCOM + NCODA dengan resolusi grid 1/120 x 1/120 (~ 9.25 km x 9.25 km). Gambar hasil prediksi diolah dengan menggunakan software Ferret, yang merupakan perangkat analisa untuk data grid dan non-grid yang dibangun oleh NOAA-PMEL. Untuk melihat/mendownload data Archive klik

Team Ina OFS : A. Rita Tisiana Dwi Kuswardani, Ph. D; Dr.-Ing.Widodo Setiyo Pranowo; Dani Saepuloh, A.Md; Wida Hanayasashi Samyono, S.Kel; Muallimah Annisaa, S.Kel

Berita

Aplikasi Android Prakiraan Pasut P3SDLP Capai Lebih 5000 Pengguna

E-mail Print PDF

Jakarta - (24/06/16) Pasang surut merupakan salah satu fenomena laut yang turut mempengaruhi aktivitas manusia, terutama yang bekerja berhubungan dengan laut. Dilihat dari segala aspek pasang surut turut berperan serta dalam memperoleh hasil tangkapan ikan, waktu sandar kapal, hingga petambak, pasang surut memiliki fungsi yang cukup berpengaruh, dikarenakan pada saat air surut, tambak dapat di bersihkan dengan cara mengkosongkan air yang berada di tambak, sedangkan pada saat pasang tambak dapat diisi oleh air laut yang baru, bahkan keselamatan pelayaran. Dengan tujuan menyebarluaskan informasi mengenai pasang surut tersebut, Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir melalui Laboratorium Data Laut dan Pesisir, meluncurkan aplikasi Prakiraan Pasang Surut yang berbasis android. Aplikasi yang mendukung data pasang surut 37 Pelabuhan Perikanan di Seluruh Indonesia, selama 14 hari kedepan. Aplikasi yang tidak berbayar ini telah terunduh sebanyak lebih dari 5000 kali, hal ini merupakan capaian yang luar biasa, mengingat peluncuran aplikasi ini sendiri terjadi pada bulan Juni 2015. Pencapaian rating sebesar 4,2 menunjukan bahwa aplikasi ini dapat di terima oleh sebagian besar penggunanya. Untuk memudahkan pengguna dan calon pengguna aplikasi ini telah ditutorialkan kepada para penyuluh perikanan dalam 2 (dua) angkatan penyampaian di Bali dan di Jakarta, yang juga disiarkan secara live streaming youtube channel di Radio Rapikan Sekolah Tinggi Perikanan Cikaret pada 12 April 2016 dan 18 Mei 2016. Tahun ini direncanakan akan diupdate sistemnya agar bisa compatible dengan android lolipop+ dan marshmallow. Saat ini hanya bisa digunakana untuk Android versi 4 (Kitkat) kebawah. Kedepannya aplikasi ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, terutama dengan aktivitas-aktivitas yang berhubungan langsung dengan laut dan pasang surut.

Berita terkait:

1. Prakiraan Pasut P3SDLP telah terunduh lebih dari 1000 kali di Google PlayStore

2. Prakiraan Pasut P3SDLP di Google PlayStore Telah Terunduh 500 kali

3. WPP Pasut On Android Telah hadir di google playstore




Last Updated on Monday, 27 June 2016 11:47
 

Memasuki Usia 4 Tahun Lab. Data Laut dan Pesisir Siap Menjadi Laboratorium Preferensi

E-mail Print PDF

Jakarta - 23 Juni 2016. Laboratorium Data Laut dan Pesisir atau yang berdiri sejak 16 Juni 2012, pada tahun ini memasuki usianya yang ke 4 (empat) tahun. Lab yang dikenal sebagai Marine and Coastal Data Laboratory (MCDL) telah berkiprah secara luas baik kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Sumber Daya Laut dan Pesisir, kepada Badan Litbang Kementerian Kelautan dan Perikanan, maupun kepada masyarakat umum.

Aplikasi Prakiraan Pasang Surut on Android yang telah diluncurkan peringatan ulang tahun yang ke-3 (tiga) MCDL pada Juni 2015 hingga saat ini telah diunduh oleh 1000-5000 pengguna. Dengan difasilitasi oleh Pusat Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (Pusluhdaya) Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia KKP, aplikasi tersebut ditutorialkan kepada para penyuluh perikanan dalam 2 (dua) angkatan penyampaian di Bali dan di Jakarta, yang juga disiarkan secara live streaming youtube channel di Radio Rapikan Sekolah Tinggi Perikanan Cikaret pada 12 April 2016 dan  18 Mei 2016. Melalui para penyuluh perikanan tersebut, diharapkan hasil litbang tersebut dapat lebih luas disebarluaskan ke masyarakat perikanan dan semakin banyak penggunanya apabila manfaatnya dapat dirasakan oleh mereka.

Laboratorium Data Laut dan Pesisir, setiap tahunnya mengkoordinir mahasiswa praktik atau magang kerja lapang di P3SDLP dari berbagai universitas di seluruh Indonesia dan manca negara maupun untuk training pengolahan data bagi staf dari instansi litbang terkait lainnya. Tahun 2016 ini tercatat terdapat 27 orang mahasiswa melakukan PKL /magang yang terdiri dari 9 orang mahasiswa dari Universitas Diponegoro (UNDIP), 2 orang mahasiswa dari  Universitas Padjadjaran (UNPAD), 4 orang mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB), 8 orang mahasiswa dari Institut Teknologi Nasional (ITENAS), 3 orang mahasiswa dari Universitas Sriwijaya (UNSRI), dan 1 orang mahasiswa dari Universitas Brawijaya (UNIBRAW).

Saat ini Laboratorium Data Laut dan Pesisir bertugas mengelola website P3SDLP dan beberapa sistem penyediaan data terkait sumber daya laut dan pesisir yang telah dihasilkan oleh Kelompok-kelompok Litbang di P3SDLP. Kedepannya, dalam rangka akuntabilitas kinerja, direncanakan pada tahun 2018 Laboratorium Data Laut dan Pesisir akan diakreditasi.


Last Updated on Friday, 24 June 2016 14:49
 

Mahasiswa UNSRI Mengenal Pemodelan Arus Laut di P3SDLP

E-mail Print PDF

Jakarta, 23 Juni 2016 – Terhitung sejak 6 Juni 2016, 3 mahasiswa semester 6 dari Universitas Sriwijaya Palembang telah melaksanakan kerja praktek di Puslitbang Sumber Daya dan Pesisir. Pada hari ini, mereka menyampaikan kemajuan pekerjaan mereka selama berada di P3SDLP. Mereka adalah Apri Suganda yang mengkaji potensi energi dari arus laut di Selat Bangka dan M. Irwansyah Pohan dengan kajian modelling arus laut di Selat Bangka dibawah bimbingan Raden Bambang Adhitya Nugraha, S.Pi, MappSc. Sedangkan Anggi Fauzi Respati yang membuat modelling di Teluk Klabat berada dibawah bimbingan La Ode Nurman Mbay, M.Si. Kedua pembimbing ini termasuk dalam anggota tim Keltibang Kebijakan Perubahan Iklim di P3SDLP. Masing-masing memberikan penjelasan singkat tentang kemajuan kerja praktek mereka yang ditambahkan dengan beberapa usulan dari kedua pembimbing untuk penyempurnaan hasil akhir. Para mahasiswa berpendapat bahwa banyak hal baru yang mereka pelajari dan belum pernah diterima dibangku perkuliahan meskipun masih belum selesai di P3SDLP. Rencana kedepan, mereka akan terus melakukan bimbingan jarak jauh via email setelah hari raya Idul Fitri.


Last Updated on Friday, 24 June 2016 11:27
 

Variabilitas Oseanografi Perairan Biak dianalisis

E-mail Print PDF

Jakarta (20/06/2016) – Sebagai tindak lanjut pra survei yang dilakukan di Manokwari dan Biak pada 5 – 11 Juni 2016 dan 9 – 14 Juni 2016, variabilitas oseanografi Perairan Biak secara lebih lanjut dianalisis. Adapun parameter yang dianalisis adalah Suhu, Salinitas, Oksigen Terlarus dan Arus . Preparasi dan pengolahan data dibantu oleh para mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro yang pada tanggal 20 Juni 2016 memulai masa Praktik Kerja Lapang (PKL) di Laboratorium Data Laut dan Pesisir. Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Diponegoro telah mengajukan empat orang mahasiswanya untuk berkesempatan melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada tanggal 20 Juni – 22 Agustus 2016 di Puslitbang Sumberdaya Laut dan Pesisir (P3SDLP), Badan Litbang KP-KKP yang terdiri dari 1 orang mahasiswi yaitu Askiya Intan Suryani dan 3 mahasiswa yaitu Parama Danviarta, Lukman El Fikrian dan Jakfar Shodiq Panatar. Keempatnya merupakan mahasiswa Semester 4 dari Program Studi Ilmu Kelautan. Menjawab permintaan tersebut, Kepala Puslitbang SDLP Ir. M. Eko Rudianto, M.Bus.IT telah mengeluarkan Surat Persetujuan Ijin PKL yang disampaikan kepada Dekan FKP universitas Diponegoro. Keempat mahasiswa pada 20 Juni 2016 telah diterima oleh Kepala Laboratorium Data Laut dan Pesisir selaku pembimbing PKL Dr.-Ing. Widodo S Pranowo. Adapun para Co-Supervisor mahasiswa PKL tersebut antara lain Tonny Adam Theoyana, S.Kel., Novita Ayu Ryandhini, S.Kel., Armyanda Tussadiyah, S.Kel., dan Sari Novita, S.T. Para mahasiswa akan dilatih preparasi dan pengolahan data menggunakan aplikasi Ocean Data View (ODV) dan melakukan praktik hitung perataan terhadap data variasi harian, bulanan, musiman dan tahunan.




Last Updated on Monday, 27 June 2016 08:47
 

Manado Akan Menjadi Lokasi Berkumpul 61 Negara Sebagai Tindak Lanjut UNEA-2

E-mail Print PDF

Jakarta, 20 Juni 2016 – Ruang Layur menjadi saksi bisu persiapan teknis terakhir tindak lanjut UNEA-2 di Manado yang akan dilaksanakan minggu depan tepatnya tanggal 28-29 Juni 2016. Di Lantai 15, Gedung Mina Bahari 4 kepemilikan KKP yang masih terhitung baru ini, dibahas follow up persiapan teknis untuk acara besar terkait UNEA-2 yang rencananya akan mendatangkan perwakilan dari 61 negara. Bentuk acara yang akan dilaksanakan dimulai dari pelaksanaan pertemuan konsultasi selama 2 hari tersebut yang dilanjutkan dengan adanya side event yang berlokasi di Gedung CTI-LC. Gedung ini sengaja dipilih untuk sekaligus menjadi bagian promosi kepada negara peserta melihat keseriusan Indonesia dalam mempelajari dan menjaga ekosistem terumbu karang. Mengingat Indonesia merupakan bagian dari segitiga karang dunia, perlu adanya wadah khusus yang fokus kepada ekosistem terumbu karang.

Pelaksanaan side event dibagi menjadi 2 tema besar yaitu “Coral Bleaching : Challenges and Roadmap to Address the Phenomenon” yang akan dilaksanakan secara bersama oleh Balitbang KP, Deputi IV Kemenko Maritim dan Sekretariat COREMAP – CTI dan “Marine Litter and Micro-Plastic: The way to Achieve Less Plastic, More Fantastic” yang akan dilaksanakan secara bersama oleh KLHK dan Kemenko Maritim. Lokasi side event akan berada di Lantai 4 Gedung CTI-LC. Sedangkan pameran kegiatan akan bertempat di Kawanua Convention Centre. Saat ini sudah terdaftar 4 peserta (COREMAP – CTI, KLHK, Pemkab Raja Ampat dan CI). Pertemuan ini dipimpin oleh Sekretaris Dirjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL), Ir, Agus Dermawan, M.Si yang dihadiri oleh perwakilan dari KLHK, Kemenlu, Balitbang KP dan Kemenko Maritim. Sejak awal tahun 2016, Kepala P3SDLP didaulat, melalui Surat Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumberdaya, menjadi sekretaris 2 pada sekretariat komisi nasional negara-negara prakarsa segitiga terumbu karang (CTI-CFF).


 

Padatnya Kegiatan Keltibang Perubahan Iklim Setelah Idul Fitri

E-mail Print PDF

Jakarta, 21 Juni 2016 – Kelompok Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Perubahan Iklim (Keltibang KPI) yang dipimpin oleh Dr. Anastasia R.T.D.K ini melakukan koordinasi dengan anggota tim keltibang KPI dan pelaksana kegiatan penelitian di ruang rapat lantai 4, Gedung II Balitbang KP. Keltibang KPI mendapat kepercayaan untuk melakukan 4 program kegiatan di 2016 ditambah dengan program basis data untuk 3 pulau terluar yang menjadi tanggungjawab seluruh tim keltibang ini. Program yang dimaksud antara lain mengkaji hidrodinamika perairan Indonesia dan dampaknya terhadap ekosistem laut; mengkaji sumberdaya kelautan di WPP 712 dan 715; mengkaji perubahan monsun di perairan Indonesia; mengkaji interaksi laut dan atmosfer terhadap hidrodinamika perairan selatan Jawa terkait sentra perikanan; dan juga basis data untuk pulau terluar seperti Biak, Rote dan Tanimbar. Kegiatan kajian hidrodinamika perairan Indonesia dan dampaknya terhadap ekosistem laut ini dibuat dalam bentuk kegiatan layar penuh di laut, yang rencananya akan dilaksanakan pada Bulan September mendatang. Bulan Juli minggu kedua, tim keltibang KPI ini siap untuk menjalankan tugas menuju perairan Indonesia. Dari keseluruhan anggota, akan dibentuk beberapa tim kecil demi efisiensi kegiatan yang harus dijalankan secara pararel. Sebagian tim akan menuju utara jawa, sebagian menuju selatan Jawa, sebagian lagi menuju Indonesia bagian tengah. Bulan Agustus pun menjadi momentum pertama pelaksanaan Survei di Pulau Biak – Papua yang termasuk dalam pulau terluar di Indonesia Timur. Sisa tahun 2016 akan menjadi hari-hari yang padat untuk kegiatan penelitian. Koordinasi ini dihadiri oleh beberapa peneliti dan pelaksana antara lain Dr. Ing- Widodo S. Pranowo, Aulia Riza Farhan, M.Si. Tech., Ph.D, Nurman Mbay, M.Si, R. Bambang A. Nugraha, S.Pi, MAppSc, Berta Berlian Borneo, S.Si, Wida H. Samyono, S.Kel, Muallimah Annisaa, S.Kel, Tonny A. Theoyana, S.Kel, Novita A. Ryandhini, S.Kel dan Armyanda Tussadiah, S.Kel.



Last Updated on Friday, 24 June 2016 08:27